CANDI PENATARAN

Penataran ViewLuarCandiCandi Penataran terletak di desa Penataran, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar Propinsi Jawa Timur. Saya lahir di kota Blitar, memang lokasi ini tidak begitu jauh dari rumah saya dan dari pusat kota Blitar. Jadi sejak kecil orang tua saya sudah memperkenalkan saya dengan

salah satu objek wisata budaya ini. Hal ini juga yang membuat saya memperkenalkan candi Penataran kepada teman-teman saya yang kebetulan berasal dari Klaten dan Medan. Saat mereka datang ke rumah saya, kesempatan ini saya gunakan untuk mengajak mereka berkunjung ke Candi Penataran ini.

Melihat dari bentuknya, Candi Penataran bersifat keagamaan, merupakan Candi umat beragama Hindu. Saya pernah membaca sebuah

DalamCandi

 artikel tentang Candi Penataran yang menyebutkan Candi ini adalah Candi termegah dan terluas di Jawa Timur. Pemerintah kabupaten Blitar juga sangat antusias mengembangkan potensi wisata ini. Setiap bulan Purnama ada pementasan Sendratari di pelataran Candi Penataran ini. Menurut sumber yang pernah saya ketahui, nama asli Candi Penataran adalah “Candi Palah” yang disebut dalam “Prasasti Palah” dibangun pada tahun 1194. Candi ini dibangun sebagai tempat upacara pemujaan agar dapat menangkal atau menghindar dari marabahaya.

CandiMiring

Candi ini terdiri dari beberapa bangunan yang cukup tersebar. Saya tidak paham tentang susunan ataupun bentuk candi ini, mungkin pembaca bisa mendapatkan informasi lebih detail dengan mencarinya dari berbagai sumber yang terpercaya. Saat kita berkunjung pertama kali kita akan melewati halaman depan Candi. Ada pintu gerbang yang diapit oleh dua buah arca, masyarakat menyebutnya dengan istilah “Reco Pentung” karena arca tersebut membawa pentungan. Setelah kita melewati pintu gerbang, kita masuk bagian terdepan yang disebut “Bale Agung” yang fungsinya digunakan sebagai tempat musyawarah. Bangunan berikutnya adalah “Pendopo Teras” yang mungkin digunakan sebagai tempat meletakkan sesaji dalam upacara keagamaan. Memasuki “Halaman Tengah” yang merupakan pembatas bagian depan dan bangunan berikutnya. “Candi Utama” merupakan bangunan induk yang merupakan bangunan yang tersusun dalam 3 lantai. Pada bagian belakang Candi terdapat kolam dengan air yang sangta jernih sampai kita bisa melihat dasar kolam tersebut (padahal cukup dalam) dan ada banyak ikan di kolam tersebut.

Jika Anda berkunjung ke kota Blitar, objek wisata ini patut untuk dikunjungi, di depan candi juga terdapat penjual makanan ringan sebagai oleh-oleh dan juga pernak-pernik yang seputar Candi. Harga cukup murah untuk membeli barang-barang tersebut. Oh ya, jika Anda berkunjung pada siang hari jangan lupa untuk membawa topi atau payung, karena cukup panas dan hanya ada sedikit tempat teduh. Selamat berkunjung dan menikmati perjalanan Anda 🙂

Maret 2013,

Yossytama Kurniawan

Advertisements